<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Aprikot&#039;s ChitChat</title>
	<atom:link href="http://theaprikot.com/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://theaprikot.com</link>
	<description>still living around, doing this and that and enjoying life</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Aug 2010 11:10:11 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Hati yang Gembira</title>
		<link>http://theaprikot.com/?p=407</link>
		<comments>http://theaprikot.com/?p=407#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Aug 2010 11:04:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aprikot</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Kaki]]></category>
		<category><![CDATA[Cermin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://theaprikot.com/?p=407</guid>
		<description><![CDATA[Memiliki badan yang rentan penyakit mengharuskan saya untuk rajin mengunjungi rumah sakit. Mulai dari check up, berobat bahkan operasi. Beruntung sekali saya mendapatkan dokter yang baik dan murah senyum. In somehow saya percaya bahwa dokter yang ramah dan murah senyum itu mentransformasikan energi positif yang memberikan dorongan kepada pasien untuk lekas sembuh.
Bahkan ada salah satu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Memiliki badan yang rentan penyakit mengharuskan saya untuk rajin mengunjungi rumah sakit. Mulai dari check up, berobat bahkan operasi. Beruntung sekali saya mendapatkan dokter yang baik dan murah senyum. In somehow saya percaya bahwa dokter yang ramah dan murah senyum itu mentransformasikan energi positif yang memberikan dorongan kepada pasien untuk lekas sembuh.</p>
<p style="text-align: justify;">Bahkan ada salah satu (diantara 3) dokter saya,  dr. Agung mengeluh sedih kalau melihat saya berada di ruang prakteknya untuk  kembali berobat. Karena itu berarti dia harus memberikan saya resep obat yang lumayan banyak.  Kerap dr. Agung bertanya, apakah susah buat saya untuk tidak capai dan tidak stress? Stress dan kecapekan akan memicu penyakit saya untuk kambuh.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8216;Hati dibuat senang saja&#8217;</em>, begitu saran beliau. Antibiotik dan obat-obat tidak akan membuat saya sembuh 100% tetapi justru menumpukkan obat kimia lain dalam tubuh.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-407"></span>Persis seperti sebuah lagu yang sangat saya akrabi semasa kanak-kanak dulu. Lagu yang hampir setiap minggu didendangkan dalam kelas sekolah minggu dengan riang. Pun ketika pada suatu waktu saya berganti tempat menjadi seseorang yang harus berdiri di kelas memimpin pujian untuk kanak-kanak sekolah minggu itu. Judulnya Hati yang Gembira adalah Obat.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Saya hapal tiap-tiap bait. Kata-kata sederhana yang demikian gampang untuk diingat. Pada masa kanak-kanak saya, lagu diatas tidak lebih dari sebuah pujian, dinyanyikan dengan tepuk tangan yang meriah. Makna yang diterima hanya dari perkataan guru-guru sekolah minggu, bahwa jika hati senang maka sakitpun hilang seperti tagline semata. Sampai pada akhirnya saya tahu bahwa bait-bait dalam lagu itu bukan sekedar kata-kata yang diciptakan melainkan adalah ayat-ayat alkitab yang memang dimaksudkan sebagai sebuah tuntunan.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Dokter saya tidak pergi ke gereja, ia pergi ke pura setiap minggunya. Tapi ia sangat meyakini bahwa kunci kesembuhan berasal dari hati. Ketika hal ini saya ceritakan pada ibu, beliau cuma tertawa dan bilang, <em>&#8216;coba kamu nyanyikan lagi&#8217;.</em></p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Walaupun saya masih rajin berobat, sekarang saya  juga rajin menyanyikan lagu tersebut dalam hati sembari memotivasi diri sendiri untuk membiarkan hati saya tetap bergembira dalam kondisi apapun. Dan menjaga badan agar tidak capai dan stress tentunya.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Hati yang gembira adalah obat</p>
<p style="text-align: justify;">seperti obat hati yang senang</p>
<p style="text-align: justify;">namun semangat yang patah keringkan tulang</p>
<p style="text-align: justify;">hati yang gembira adalah obat</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://theaprikot.com/?feed=rss2&amp;p=407</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Usaha Baru</title>
		<link>http://theaprikot.com/?p=399</link>
		<comments>http://theaprikot.com/?p=399#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Aug 2010 10:03:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aprikot</dc:creator>
				<category><![CDATA[Living Around]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://theaprikot.com/?p=399</guid>
		<description><![CDATA[
Kalau sekiranya ada 10 orang sehari melakukan hal yang sama dengan mas-mas di atas, mungkin tukang ojek perlu menambahkan tempat khusus di samping sepeda motornya untuk mengangkut sepeda sehingga tanganpun ga perlu pegel-pegel karena sepanjang jalan harus memegangi sepeda yang beratnya naujubilahminjalik itu  
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_400" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a rel="attachment wp-att-400" href="http://theaprikot.com/?attachment_id=400"><img class="size-medium wp-image-400" title="just in case" src="http://theaprikot.com/wp-content/uploads/2010/08/IMG00081-20100809-1346-300x224.jpg" alt="just in case" width="300" height="224" /></a><p class="wp-caption-text">just in case</p></div>

<p style="text-align: justify;">Kalau sekiranya ada 10 orang sehari melakukan hal yang sama dengan mas-mas di atas, mungkin tukang ojek perlu menambahkan tempat khusus di samping sepeda motornya untuk mengangkut sepeda sehingga tanganpun ga perlu pegel-pegel karena sepanjang jalan harus memegangi sepeda yang beratnya naujubilahminjalik itu <img src='http://theaprikot.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://theaprikot.com/?feed=rss2&amp;p=399</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
